TEROBOSAN BARU PROGRAM KERJA DEMA IDAQU: DEBAT MAHASISWA SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN INTELEKTUAL MAHASISWA.

Tangerang, 20 Juni 2026 — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta sukses menyelenggarakan Babak Penyisihan Kompetisi Debat Mahasiswa IDAQU 2026 sebagai wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan argumentasi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, mengasah kemampuan analisis, serta membangun budaya diskusi yang ilmiah dan konstruktif di lingkungan kampus.

Acaranya ini dilakasanakan pada hari sabtu, 20 Juni 2026 di ruang kelas IDAQu pada pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan.

Dalam kegiatan debat Mahasiswa ini, turut di hadiri juga dari Biro Kemahasiswaan dan Alumni yaitu bapak Ibnu Aidil Putra, M.Pd selaku Sekretaris Biro Kemahasiswaan dan Alumni, beliau memberikan sambutan kepada seluruh para peserta “saya ucapkan terima kasih kepada DEMA IDAQU yang telah berani melakukan terobosan baru melalui program kerja yang belum ada pada periode DEMA IDAQU sebelumnya yaitu debat mahasiswa. Saya berharap pada kegiatan debat mahasiswa ini dapat melahirkan buah pikiran yang kritis, menyampaikan argumetatif dengan fakta dan data yang jelas, serta tetap pada rule yang telah di tentukan. Tidak ada perkataan yang salah, hanya saja kurang tepat di tempatkan pada tempat yang benar”. sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Kompetisi ini diikuti oleh Program Studi dari Fakultas Ushuluddin, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Moderator menyampaikan tata tertib dan teknis pelaksanaan debat sebelum para peserta memasuki sesi perlombaan Setiap delegasi menampilkan kemampuan terbaik dalam menyampaikan, mempertahankan, dan mengembangkan argumentasi terhadap berbagai isu yang diperdebatkan. Suasana kompetisi berlangsung dinamis, kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan sportivitas.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) dengan 264 poin dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dengan 274 poin berhasil menjadi perwakilan fakultas masing-masing untuk melaju ke babak berikutnya. Sementara itu, Manajemen Bisnis Syariah (MBS) dinyatakan otomatis lolos karena tidak adanya delegasi dari pihak lawan pada sesi debat tersebut. Keberhasilan tersebut menunjukkan semangat, kerja sama tim, serta kualitas argumentasi yang ditampilkan selama kompetisi berlangsung.

Babak Penyisihan Kompetisi Debat Mahasiswa IDAQU 2026 menghadirkan Ibu Fifi Lutfiana, S.E., M.M., ibu Dr. Ida Kurnia Shofa, M.Ag., dan Bapak Ibnu Aidil Putra, M.Pd sebagai dewan juri. Penilaian dilakukan secara objektif dan profesional berdasarkan ketepatan argumentasi, penguasaan materi, kemampuan komunikasi, serta kekuatan analisis yang ditunjukkan oleh para peserta. Kegiatan ditutup dengan evaluasi dari dewan juri, pengumuman finalis yang berhak melaju ke babak selanjutnya, serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia. Melalui kompetisi ini, DEMA IDAQU berharap dapat terus menghadirkan ruang pengembangan intelektual yang mampu melahirkan mahasiswa kritis, percaya diri, serta mampu menyampaikan gagasan secara ilmiah dan bertanggung jawab.

About the Author

You may also like these